Selasa, 23 Oktober 2018

Penjualan ORI015 Nasional

Minat masyarakat untuk membeli Obligasi Negara  Ritel atau ORI015 sangat tinggi hal ini ditunjukan dengan penjualan yang melebihi target yang direncanakan. Hal ini disebabkan karena ORI015 atau obligasi negara ritel seri 015 tersebut ditawarkan dengan tingkat kupon yang sangat menggiurkan yakni sebesar 8,25% sehingga penjualannya laku keras.
ORI015
ORI015

Loto Srinaita Ginting, Direktur Surat Utang Negara (SUN) Kementerian Keuangan mengatakan bahwa pihaknya sudah menaikkan target penjualan dikarenakan target yang sudah ditetapkan sudah jauh terlampaui sehingga perlu adanya kebijakan baru untuk meninggikan target penjualan ORI015.

Pada har jumat tanggal 19 Oktober 2018 saja, penjualan ORI015 telah mencapai angka 17,6 triliun rupiah yang diakumulasikan dari sebanyak 30.355 investor. Loto berujar fenomena ini dikarenakan suda adanya upsize sehingga total target indikator mitra distribusi yang awalnya hanya sekitar 10 triliun rupiah saja. Melesatnya penjualan ORI015 diproyeksikan akan terus mengalami kenaikan yang pesat, hal ini dikarenakan ORI015 baru dibuka pada tanggal 4 oktober 2018 dan akan ditutup pada tanggal 25 Oktober Mendatang sehingga masih tersisa beberapa hari bagi calon pembeli untuk membeli ORI015 tersebut.

Tidak Ada Indikasi Kerugian Akibat Lingkungan Freeport

BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) menegaskan bahwa tidak ada kerugian negara yang diakibatkan oleh kegiatan pemeriksaan Lingkungan Freeport. Hal ini adalah hasil dari laporan pemeriksaan dengan tujuan tertentu atas kontrak karya Freeport Indonesia periode tahun anggaran 2013 sampai dengan 2015.
Lingkungan Freeport
Lingkungan Freeport

Laode Nusriadi, Auditor Utama Keuangan Negara IV BPK menyebutkan bahwa laporan tersebut adalah hasil kajian dari tim riset jasa ekosistem IPB (institut pertanian bogor) yang bekerja sama dnegan LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) dan Badan Pemeriksaan Keuangan Indonesia. Di dalam laporan tersebut, Badan pemeriksaan keuangan menyebutkan bahwa tidak ada kerugian yang dialami oleh negara akibat hasil dari pemeriksaan lingkungan freeport.

Hanya saja, menurut Laode laporan tersebut menyebutkan ada perubahan yang terjadi pada ekosistem yang diakibatkan kegiatan pertambangan maka tidak ada istilah potensi yang merugikan. Di dalam laporan itu juga Badan pemeriksa keuangan mengatakan bahwa dalam pengelolaan pertambangan mineral PT Freeport Idnonesia masih belum dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku bahkan jika dinominalkan dapat mencapai angka 185 triliun rupiah. 

Efek ORI015 Terhadap Likuiditas Bank

Dengan berlakunya Obligasi Ritel Negara / ORI seri 015, masyarakat khawatir dengan adanya Likuiditas Bank yang sangat ketat. Tingginya penjualan ORI 015 disebabkan karena tingginya kupon yang ditawarkan oleh pihak Pemerintah kepada masyarakat. Namun dalam penjualan ORI tersebut memunculkan kekhawatiran kepada masyarakat. Mereka khawatir akan bergesernya dana nasabah atau DPK (dana pihak ketiga) sehingga dapat mengketatkan likuiditas bank.
Likuiditas Bank
Likuiditas Bank

Menjawab kekhawatiran itu, beberapa ekonom meyakini bahwa likuidita bank akan aman terkendali. David Sumual, Ekonom Bank Central Asia (BCA) mengatakan bahwa likuiditas bank tidak akan terganggu denagn adanya penjualan ORI 015. Karena pada ujungnya, dana hasil penerbitan ORI01 akan menjadi pembelanjaan pemerintah meskipun dalam prakteknya akan ada jeda, akan tetapi dana tersebut dapat dispending lagi sehingga tidak terganggu likuiditasnya.

Likuiditas milik masyarakat juga akan kembali mengalami peningkatan setelah pemerintah mengeluarkan dana belanjanya hasil terbitan ORI015. Jahja Setiaatmadja, Direktur Utama BCA menilai bahwa ORI015 mempunyai tingkat bunga yang sangat atraktif sehingga tidak aneh jika dana nasabah akan bergesar ke instrumen investasi ini. Akan tetapi, bagi pihak bank BCA, dengan adanya ORI015 tersebut likuiditas bank tidak akan serta merta terganggu.

Dugaan Bocornya Anggaran Infrastruktur

Salah satu media online telah mengabarkan bahwa telah terjadi kebocoran Anggaran Infrastruktur yang dilakukan oleh Kementerian PUPR. Hal tersebut akhirnya diabntah oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), Pihak BPK telah membantah dugaan adanya kebocoran dana infrastruktur sebesar 45 triliun rupiah yang terjadi dilingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Anggaran Infrastruktur
Anggaran Infrastruktur

Dalam Pemeriksaannya, Badan Pemeriksa Keuangan mengklaim bahwa Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat sudah dianggap mewujudkan pembelanjaan infrastrukturnya periode 2015 sampai 2017 dengan total anggara 289,9 triliun rupiah tanpa adanya proyek infrastruktur yang mangkrak alias jalan ditempat.

Penjelasan tersebut diutarakan oleh Rozal Djalil, Anggota BPK yang menerangkan bahwa Badan pemeriksaan keuangan (BPK) saat ini belum memeriksa anggaran keuangan tahun 2018 dikarenakan pemeriksaan anggara 2018 dilakukan pada tahun depan yakni tahun 2019.

Seperti ayng diketahui, ada sebuah media online yang mengatakan bahwa terjadi kebocoran anggaran pada proyeki infrastruktur pada Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Namun sayangnya ketika tautan tersebut diamsuki berita yang menginfokan adanya kebocoran anggaran infrastruktur tersebut telah menghilang.

Pemilu Brasil Penyebar Hoaks WhatsApp Diblokir

Menjelang Pemilu Brasil, WhatsApp dikarabkan telah menutup ratusan ribu akun pembuat onar spam dan hoax. Dalam Rilisnya, WhatsApp mengaku telah menutup ratusan ribu akun yang menjadi dalang dalam penyebaran spam dan juga hoaks menjelang diadakannya Pemilu di Brasil. Dengan menggunakan sistem enkripsi yang diterapkan oleh WhatsApp maka tentu ini menjadi halangan bagi whatsApp untuk mengendalikan distribusi menyebarnya pesan antara pengguna didalam platformnya.
Pemilu Brasil
Pemilu Brasil

Sekarang WhatsApp telah memiliki suatu sistem yang mampu untuk emndeteksi spam. Perwakilan WhatsApp kepada Bloomberg mengatakan bahwa mereka menggunakan teknologi untuk dapat mendeteksi adanya spam dan juga dapat mengidentifikasi akun - akun yang dalam penggunaannya memiliki perilaku ayng abnormal dengan tujuan agar pemilik akun tersebut tidak bisa lagi digunakan utnuk menyebarkan berita bohong.

28 Oktober 2018 merupakan hari digelarnya Pemilu di Brasil, dalam pesta demokrasi tersebut merupakan perebutan antara sayap kanan dan kiri. pada kubu sayap kanan diisi oleh politisi Jair Bolsonaro yang ditunjuk untuk melawan Fernando Haddad sebagai perwakilan dari partai buruh.

Enam Lelang Blok Migas Nasional

Lelang Blok Migas yang dilakukan oleh Kementerian ESDM beberapa waktu yang lalu hanya mampu memenangkan dua pemenang lelang untuk dua lelang blok migas dengan alasan kurangnya peserta lelang dalam memenuhi persyaratan lelang dan juga kecakapan dalam mengelola Blok Migas tersebut.
Lelang Blok Migas
Lelang Blok Migas

Kementerian ESDM (Energi dan SUmber Daya Mineral) tengah mengumumkan pelelangan blok migas tahap kedua yang digelar pada tahun 2018 ini. dan dari 6 blok migas yang dilelang, sayangnya hanya 2 blok minyak dan gas saja yang laku pembeli. Sedangkan sisanya belum mendapatkan pembeli yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan oleh Kementerian ESDM.

Adapun blok minyak dan gas yang laku tersebut yakni South Jambi B dan juga Banyumas. Kementerian ESDM mengaku memiliki 4 hal yang menjadi bahan evaluasi untuk menentukan pemenang lelang blok minyak dan gas tersebut yakni yang pertama adalah mempunyai kemampuan keuangan dan juga teknis, yang kedua adalah memiliki komitmen pasti lima tahun, ketiga memenuhi syarat dan juga ketentuan pokok lelang wilayah kerja, dan yang terkahir adalah memiliki kinerja yang baik. Maka, Menurut Arcandra ada sejumlah alasan yang pada akhrinya membuat 4 blok migas gagal mendapatkan pembeli yaitu misalnya saja Blok Makassar Strait yang diincar oleh ENI, namin sayangnya ada syarat yang tidak dipenuhi oleh Eni sehingga gugur dengan sendirinya.

Cadangan Gas Sulawesi Tengah

Cadangan Gas Nasional akhirnya ditemukan juga oleh tim ekspolarasi Pertamina. Cadangan gas dan kondensat tersebut telah ditemukan di Kecamatan Toili Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah oleh PT Pertamina (Persero), cadangan gas dan kondensat ini adalah hasil dari eksplorasi pengeboran sumur Wolai-001 (WOL-001) dengan penajakan pertama dilakukan pada tanggal 17 Agustus 2018 dengan kedalaman yang mencapai 2.365 Meter.
Cadangan Gas
Cadangan Gas

Achmad Alfian Husein, Exploration & New Discovery Project Director PT Pertamina EP menyatakan bahwa keberadaan cadangan gas dan kondensat tersebut sudah dipastikan dengan uji kandungan lapisan atau Drill Stem Test/DST pada batuan karbonat dengan formasi mentawa dan uji kandungan tersebut terdapat dua interval.

Meskipun begitu, Achmad mengakui dan berharap bahwa dengan uji kandungan yang selanjutnya dapat mengalirkan kandungan hidrokarbon dan jika berhasil, maka dalam perhitungannya PT PErtamina EP mampu untuk mendapatkan tambahan cadangan gas dan juga Kondensat sebanyak kurang lebih 200 juta kaki kubik. Denga ditemukannya cadangan gas dan kondensat ini maka diharapkan dapat menyokong kinerja dari Donggi dan juga Matindok.